Kamis, 12 Desember 2013

Sejarah Piala Dunia Tahun 1962

 Piala Dunia 1962 adalah Piala Dunia ke-7 dan diselenggarakan di Cile pada 30 Mei sampai 17 Juni. Sebanyak 57 negara dari 6 benua bersaing di babak kualifikasi demi memperebutkan 14 tiket ke ajang ini. Adapun dua tiket sisa dari total 16 peserta menjadi jatah tuan rumah dan juara bertahan, Brasil.

Piala Dunia 1962 merupakan salah satu Piala Dunia paling kontoversial.Saat Cile menghadapi Italia di penyisihan grup, terjadi aksi tindak kekerasaan di babak pertama yang kemudian dikenal dengan sebutan "Battle of Santiago".

Perlu diketahui, hubungan Italia dan Cile saat itu memang sedang memanas. Tim Italia sampai harus mendapat pengawalan ketat saat pertandingan usai demi menghindari amukan massa.

Tim Samba menjadi juara di ajang ini setelah mengalahkan Cekoslovakia 3-1 di partai final. Selecao menjadi tim kedua setelah Italia yang sukses mempertahankan gelar juara dunia mereka.

Tuan rumah Cile menduduki peringkat ketiga setelah mengalahkan Yugoslavia dengan skor 1-0.

Ini adalah Piala Dunia pertama di mana penghargaan pemain terbaik diberikan.Striker legendaris Brasil, Garrincha, terpilih menjadi yang terbaik.Ia mencetak empat gol dan sukses mengantar negaranya juara.

Adapun top scorer turnamen ini ada 6 pemain yang sama-sama menciptakan empat gol. Mereka adalah Garrincha (Brasil), Vava (Brasil), Leonel S�nchez (Cile), Florian Albert (Hungaria), Valentin Ivanov (Uni Soviet) dan Drazan Jerkovic (Yugoslavia).

Fakta Unik

Dalam laga perempat final antara Brasil melawan Inggris, seekor anjing masuk ke lapangan pertandingan. Pemain Inggris, Jimmy Greaves, kemudian berhasil mengejar dan menangkap anjing itu. Sialnya, ia malah dikencingin oleh binatang tersebut.

Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2014.

Jumat, 22 November 2013

Cara Mengatasi AC Mobil Panas

V-belt atau tali kipas adalah salah satu komponen mesin mobil yang berfungsi memutar kompresor AC, power steering, pompa air (water pump), alternator dan kipas pendingin. Namun beberapa mobil tidak menggunakan V-belt untuk memutar power steering dan kipas radiator. Tetapi menggunakan motor yang digerakkan tenaga listrik, sehingga mengurangi beban kerja mesin karena tidak lagi mengandalkan putaran mesin sebagai tenaga penggerak.

Dengan demikian beban mesin berkurang dan akan mengurangi konsumsi bahan bakar. Tapi perlu diingat, V-belt perlu diganti secara berkala, terutama jika terlihat retak-retak pada permukaannya. Jika kondisinya retak atau sobek, meskipun sedikit, sebaiknya segera diganti supaya tidak sampai putus saat mobil berjalan.

Pada saat perawatan berkala, mekanik akan melakukan pengecekan kondisi tali kipas. Jika V-belt yang memutarkan kipas pendingin radiator atau pompa air, putus akan mengakibatkan overheating. Hal ini dikarenakan kipas pendingin radiator dan pompa air pada mesin mobil tidak bekerja, pada akhirnya mobil mogok.

Selain itu, hembusan AC akan terasa panas karena tidak adanya proses pendinginan freon AC di evaporator, yang juga dilakukan oleh kipas pendingin radiator. Dampak lainnya adalah menyalanya gambar baterai pada dashboard karena alternator (dynamo ampere) tidak bekerja, sehingga tidak ada suplai listrik ke mobil.

Jika gejala di atas terjadi secara bersamaan saat mobil dijalankan, kemungkinan V-belt sudah putus. Langkah antisipatif yang perlu Anda lakukan, usahakan segera menepi di tempat yang aman, kemudian matikan mesin. Jangan menghidupkan mesin lagi karena akan berefek buruk pada mesin mobil. Segera hubungi mekanik dari bengkel terdekat untuk mengganti V-belt yang putus.

Baca juga: Terios 7 Wonders Sahabat Petualang.

Kamis, 31 Oktober 2013

Menimbang Berat Badan Bikin Stres

Bagi wanita, menimbang badan adalah hal yang wajar. Jangan sampai jarum timbangan bergeser ke kanan, karena artinya berat badan naik. Namun tahukah Anda, semakin sering Anda menimbang berat badan, semakin Anda stres dan tidak bahagia.

Sebuah survey yang dilakukan oleh self.com menunjukkan bahwa menimbang berat badan bisa membuat wanita tertekan. Survey ini dilakukan pada dua kelompok wanita, yang bahagia dan tidak bahagia.

Pada wanita yang tidak bahagia, sebanyak 39 persen dari mereka menganggap menimbang berat badan bisa membuat stres, bad mood dan merasa makin tidak bahagia. Sedangkan pada wanita yang bahagia, hanya 7 persen yang merasa stres dan bad mood setelah menimbang berat badan.

Yang menyebabkan hal ini bukan kegiatan menimbang berat badan, tetapi angka yang tertera di timbangan. Wanita akan panik dan stres saat mengetahui berat badannya naik (padahal ingin kurus) atau beratnya turun (padahal ingin gemuk). Akan lebih stres lagi jika berat badan tak kunjung turun saat diet atau melakukan program penurunan berat badan. Apakah Anda setuju dengan hasil survey ini, ladies? Seberapa sering Anda menimbang berat badan?

Baca juga: Bentuk Pemerintah Indonesia.

Senin, 25 Maret 2013

Model Pakaian Dalam

Sejumlah model pakaian dalam, menghebohkan jalanan Orchard Road. Para model ini mempromosikan koleksi terbaru merek pakaian dalam Sloggi yang ramah lingkungan. Mengenakan jas hujan kuning sepuluh model Sloggi mengubah persimpangan lalu lintas di depan Paragon dan pusat perbelanjaan Takashimaya menjadi arena catwalk.

Para model berkaki jenjang itu kemudian bersana dengan 25 orang penari profesional berlenggak lenggok mereka hampir selama 10 menit sambil memperlihatkan pakaian dalam mereka. Sejumlah pejalan kaki, dan penngguna jalan, seperti tak mau melepaskan momen itu begitu saja, mereka terlihat mengabadikannya menggunakan kamera telepon genggam.

Dalam sebuah pernyataan, Sloggi mengatakan, apa yang dilakukan pihaknya tersebut selain memperkenalkan koleksi terbaru mereka, juga untuk membangun kesadaran masyarakat atas pentingnya menggunakan barang yang ramah lingkungan. Koleksi terbaru Sloggi yang bernama Weather Girl terbuat dari bahan yang ramah lingkungan yaitu, serat seperti kapas organik dan Fabric Sensitif Italia.

Minggu, 16 Desember 2012

Aliansi Jurnalis Independen

Fortuner SUV Terbaik. Hingga hari ini, Minggu (16/12/2012), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mencatat terjadi 50 kasus kekerasan pada jurnalis di 2012. Angka ini relatif sebanding dengan kasus yang terjadi 2011 sebanyak 51 kasus.

Ketua AJI Indonesia, Eko Maryadi, mengatakan, tindak kekerasan yang menimpa jurnalis di 2012 sekitar 70-80 persen berupa kekerasan fisik.

Jumlah ini relatif lebih banyak dibanding 2011 yang berupa kekerasan verbal berupa intimidasi, ancaman melalui jalur hulum dan teror psikologis.

"Ancaman verbal dan jalur pengadilan menurun, namun kekerasan fisik pada jurnalis meningkat. Ini memprihatinkan mengingat penyerangan terhadap jurnalis samahalnya menyerang wakil publik yang dapat mengancam demokratisasi," kata Eko usai menutup Uji Kompeteni Jurnalis angkatan ketiga di Semarang, Minggu (16/12/2012) malam.

Menurutnya ada tiga penyebab terus terjadinya tindak kekerasan pada jurnalis. Pertama, adanya anggapan jurnalis tidak profesional dalam pemberitaan terkait pemberitaan politik jelang Pemilu 2014 dan pilkada di daerah. Dampaknya, pihak yang tidak suka berpotensi melakukan kekerasan.

Kedua,kinerja jurnalis yang getol memberitakan korupsi setahun terakhir membuat pejabat sipil maupun militer membenci jurnalis.

Ketiga, proses kekerasan yang tidak diusut tuntas tidak menimbulkan efek jera bagi pelaku sehingga terkesan terjadi pembiaran.

"Banyak pelaku kekerasan dilakukan oleh TNI dan Polri, namun sampai hari ini belum ada anggota Polri yang diseret ke pengadilan," kata Eko menyebut akan berusaha mengawal tiap kasus kekerasan pada jurnalis.

Minggu, 28 Oktober 2012

Pelaku Perusakan Masjid Jemaah Ahmadiyah

Hukum harus ditegakkan terhadap para pelaku perusakan masjid Jemaah Ahmadiyah di Bandung, Jawa Barat, pada saat takbiran Idul Adha 1433 Hijriah, Kamis (25/10/2012) malam. Penegakan hukum itu diperlukan agar kekerasan serupa tidak berulang di lain waktu dan tempat.

Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Komaruddin Hidayat, mengungkapkan desakan itu di Jakarta, Jumat (26/10/2012). "Hukum harus ditegakkan atas para pelaku perusakan masjid itu. Siapa pun warga negara Indonesia semestinya taat hukum, terlepas apa pun agama, etnis, dan partainya," katanya.

Komaruddin Hidayat prihatin atas adanya sekelompok massa yang menyerang Masjid An Nasir, Jalan Sapari, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis sekitar pukul 23.00 WIB. Akibatnya, satu kaca di masjid milik Jemaah Ahmadiyah itu pecah.

Komaruddin Hidayat mengungkapkan, para menteri terkait jangan hanya sibuk mengurus partai menjelang Pemilu 2014, tetapi buatlah warisan prestasi, termasuk menuntaskan tindakan perusakan masjid Ahmadiyah itu.

"Kesan saya, pemerintahan sekarang ini meninggalkan persoalan yang tidak tuntas dan sewaktu-waktu bisa meledak. Karena sudah berulang kali terjadi dengan aktor dan obyek yang sama, wajar kalau publik meragukan kesungguhan pemerintah, apakah ini pembiaran, tidak tegas, atau tidak mampu menyelesaikan masalah?" katanya.

Baca Juga: Fortuner SUV Terbaik By Kanghari

Kamis, 28 Juni 2012

Investor di Bursa Efek Indonesia

Investor di Bursa Efek Indonesia sepertinya masih ikut memantau sentimen eksternal pada perdagangan akhir pekan ini, Jumat 29 Juni 2012. Mereka akan memantau perkembangan dari hasil pertemuan para pemimpin Eropa di Brussels, Belgia, dalam membahas krisis utang Eropa yang menyeret perekonomian global melemah.

"Aksi wait and see investor terhadap hasil pertemuan pemimpin Uni Eropa sepertinya masih menjadi sentimen negatif pergerakan IHSG (indeks harga saham gabungan)," kata analis PT Panin Sekuritas Tbk, Purwoko Sartono, kepada media.

Selain itu, Purwoko menuturkan, dirilisnya data pengangguran Jerman yang menunjukkan kenaikan juga menjadi katalis negatif bagi bursa regional. Termasuk, lantai bursa Indonesia.

"Tentunya, sentimen buruk tersebut menutupi beberapa data positif dari Amerika Serikat yang dirilis sehari sebelumnya, seperti data perumahan dan barang tahan lama , serta spekulasi China akan meluncurkan stimulus ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, pasar saham Asia kembali jatuh pada perdagangan Jumat pagi akibat khawatir investor terhadap keberhasilan agenda pertemuan pemimpin Eropa.