Jumat, 22 November 2013

Cara Mengatasi AC Mobil Panas

V-belt atau tali kipas adalah salah satu komponen mesin mobil yang berfungsi memutar kompresor AC, power steering, pompa air (water pump), alternator dan kipas pendingin. Namun beberapa mobil tidak menggunakan V-belt untuk memutar power steering dan kipas radiator. Tetapi menggunakan motor yang digerakkan tenaga listrik, sehingga mengurangi beban kerja mesin karena tidak lagi mengandalkan putaran mesin sebagai tenaga penggerak.

Dengan demikian beban mesin berkurang dan akan mengurangi konsumsi bahan bakar. Tapi perlu diingat, V-belt perlu diganti secara berkala, terutama jika terlihat retak-retak pada permukaannya. Jika kondisinya retak atau sobek, meskipun sedikit, sebaiknya segera diganti supaya tidak sampai putus saat mobil berjalan.

Pada saat perawatan berkala, mekanik akan melakukan pengecekan kondisi tali kipas. Jika V-belt yang memutarkan kipas pendingin radiator atau pompa air, putus akan mengakibatkan overheating. Hal ini dikarenakan kipas pendingin radiator dan pompa air pada mesin mobil tidak bekerja, pada akhirnya mobil mogok.

Selain itu, hembusan AC akan terasa panas karena tidak adanya proses pendinginan freon AC di evaporator, yang juga dilakukan oleh kipas pendingin radiator. Dampak lainnya adalah menyalanya gambar baterai pada dashboard karena alternator (dynamo ampere) tidak bekerja, sehingga tidak ada suplai listrik ke mobil.

Jika gejala di atas terjadi secara bersamaan saat mobil dijalankan, kemungkinan V-belt sudah putus. Langkah antisipatif yang perlu Anda lakukan, usahakan segera menepi di tempat yang aman, kemudian matikan mesin. Jangan menghidupkan mesin lagi karena akan berefek buruk pada mesin mobil. Segera hubungi mekanik dari bengkel terdekat untuk mengganti V-belt yang putus.

Baca juga: Terios 7 Wonders Sahabat Petualang.