Minggu, 28 November 2010

Terpidana Sjahril Djohan

Terpidana Sjahril Djohan membantah punya ruangan pribadi di dekat ruang kerja Wakil Kepala Polri di Gedung Utama Mabes Polri. Bantahan itu disampaikan untuk menanggapi pernyataan mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Susno Duadji saat bersaksi di sidang terdakwa Haposan Hutagalung di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (26/11/2010).

"Saya sudah komunikasi dengan Pak Sjahril. Dia bilang enggak ada. Saya juga menyaksikan sendiri, enggak ada ruangan untuk orang sendirian. Itu untuk banyak orang," kata Hotma Sitompul, pengacara Sjahril Djohan kepada media massa melalui telepon, Sabtu (27/11/2010).

Hotma mempertanyakan kesaksian Susno yang baru dikatakan saat ini, tidak ketika bersaksi di sidang Sjahril. "Susno itu dasarnya pembohong, yah membohongi terus," kata Hotma.

Ia menambahkan, di dalam sidang dengan terdakwa Sjahril Djohan ketika itu, Susno menjawab "tidak" ketika ditanya apakah benar Sjahril Djohan punya ruang di sebelah ruang Wakapolri? "Waktu itu keterangannya di bawah sumpah lho," kata Hotma.

Mengenai seringnya Sjahril menemui Susno di ruang kerja Susno di Bareskrim Mabes Polri, menurut Hotma, kliennya tidak mungkin dapat bertemu Susno tanpa seizin yang bersangkutan. Tentang pernyataan Susno yang menyebut Sjahril tidak jelas pekerjaannya, Hotma mengatakan, "Tanya ke dia (Susno), kok kamu mau terima orang yang enggak jelas pekerjaannya," ujar dia.

Mengenai seringnya Sjahril sering di Mabes Polri, Hotma menyatakan tidak tahu. "Saya kira pertanyaannya dibalik saja, "Kok Susno terima (Sjahril) terus? Kok baru sekarang bilang enggak," kata Hotma. Demikian catatan online Belajarblog80 tentang Terpidana Sjahril Djohan.

Minggu, 14 November 2010

Pengguna Facebook di Indonesia

Pengguna Facebook di Indonesia hari ini dihebohkan undangan berisi link atau tautan beralamat di bit.ly untuk menonton video heboh mengenai McDonald. Judulnya banyak. Ada "The Truth Behind McDonald" dan "Shocking McDonald Video". Namun, bukan dapat video yang dimaksud, Facebook Anda malah menyebarkan undangan yang sama ke teman-teman dan mengotori inbox jika Anda mengkliknya.

Hati-hati. Semua itu hanyalah trik orang yang iseng untuk memanfaatkan akun Facebook Anda. Inilah bentuk virus baru di Facebook untuk mencuri data pribadi penggunanya. Jika pelakunya jahat, maka bukan tidak mungkin akun Anda dipakai untuk bermacam penipuan lewat Facebook.

Kalau ditelusuri, Graham Cluley dari perusahaan keamanan internet dan komputer Sophos telah mengingatkan bahwa penyebaran virus ini sudah berlangsung sejak Agustus 2010. Menurutnya, penyebar virus memang selalu mengubah judul, tetapi semuanya terkait McD. Walau begitu, judul tersebut bisa saja diganti dengan judul menarik apa pun. Facebook pun sudah dihubungi untuk mencegah penyebaran. Namun, virus itu rupanya masih bisa bocor hingga ke pengguna Indonesia.

Bagaimana sang pelaku mencuri data Facebook Anda? Begini cara kerjanya. Undangan tersebut menyertakan tautan ke alamat situs dengan iming-iming video berisi informasi aneh tentang McDonald. Begitu tautan tersebut diklik, akan muncul aplikasi Facebook dengan nama "Worst McD's Customer". Untuk dapat membuka video, halaman tersebut meminta izin Anda untuk mengakses identitas, posting di wall, akses data kapan saja, akses ke informasi kontak, bahkan mengatur halaman di Facebook.

Jika pilihan allow yang diklik, boro-boro dapat video yang diharapkan. Aplikasi tersebut malah secara otomatis mengirimkan undangan yang sama ke semua teman Anda. Bayangkan kalau semua yang diizinkan pengguna dimanfaatkan pelaku. Halaman Facebook Anda bakal diacak-acak.

Jadi, kalau dapat undangan dengan judul terkait McD dan sejenisnya, abaikan saja. Kalau ragu-ragu, cek informasi apa saja yang mereka ingin akses. Jika berlebihan, maka tinggalkan tautan tersebut. Jangan gadaikan keinginan Anda melihat video aneh-aneh dengan mengorbankan semua akses ke akun Facebook Anda ke orang lain.

Nah, lalu bagaimana kalau Anda telanjur terkena jebakan tersebut? Tenang saja, masih ada cara untuk mengobatinya. Menurut Cluley, hapus semua referensi yang mengarah ke tautan tersebut, baik di status maupun setting aplikasi. Pastikan tidak ada bagian Facebook Anda yang mengarahkan ke tautan tersebut. Demikian catatan online Belajarblog80 tentang Pengguna Facebook di Indonesia.

Kamis, 11 November 2010

Uang

Sejumlah uang pecahan Rp100.000 berceceran dari dalam map berkas perkara milik pengacara tersangka RZ alias Redjoy. Klien pengacara merupakan tersangka kasus dugaan penyebaran video porno Ariel 'Peterpan'.

Peristiwa uang jatuh berceceran itu terjadi saat Markas Besar Polri menyerahkan berkas perkara RZ ke Kejaksaan Negeri Bandung, Jawa Barat, Rabu 10 November 2010.

Saat penyerahan itu terjadi insiden 'kecil'. Pengacara RZ, Arif Budiarto, petang kemarin turut hadir dalam penyerahan itu. Dia pun datang dengan menenteng map yang disebutnya berisi sejumlah berkas perkara.

Tiba-tiba, brukkk! Map itu jatuh. Alamak, dari dalam map itu berisi uang pecahan Rp100.00 yang berserakan di lantai. Dia pun bergegas merapikan tumpukan uang yang menjadi pemandangan wartawan itu.

Arif sendiri mengaku tidak masalah dengan uang itu. "Itu bukan hal yang harus diperdebatkan dan dipermasalahkan," kata Arif kemarin.

RJ alias Reza 'Redjoy' Rizaldy diduga sebagai penyebar pertama video mesum yang melibatkan Ariel, Luna Maya dan Cut Tari. Akibatnya, RJ ditahan dan harus menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Bandung terkait kasus. Demikian catatan online Belajarblog80 tentang Uang.

Rabu, 10 November 2010

Wapres Boediono

Wapres Boediono, Rabu (10/11/2010) malam, batal menuju Seoul, Korea Selatan. Kepergian Wapres ke Seoul untuk mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri KTT G-20 Seoul dan lanjut ke Yokohama, Jepang, untuk menghadiri pertemuan APEC. Alasannya, Presiden Yudhoyono masih menunggu perkembangan Gunung Merapi hingga besok (Kamis, 11/11/2010) pagi.

Apabila kondisi Merapi membaik atau erupsi menurun, maka Presiden SBY yang akan berangkat ke Seoul dan Yokohama. Sebaliknya, jika kondisi Merapi belum mereda, maka Wapres berangkat menggantikan Presiden. Hal itu disampaikan Juru Bicara Wapres Yoppie Hidayat melalui telepon.

Sementara 14 wartawan yang sudah siap untuk berangkat malam ini melalui Bandara Soekarno-Hatta terpaksa kembali lagi ke rumah masing-masing setelah mendapat penjelasan dari Yoppie Hidayat melalui telepon mengenai pembatalan keberangkatan Wapres Boediono.

Siap-siap

Padahal, sampai pukul 19.00, wartawan tetap diingatkan untuk bersiap-siap berangkat ke Korsel. Bahkan wartawan diminta bersiap-siap menunggu di Terminal 2 Bandara Soekarno-Hatta. Akan tetapi, kepastian keberangkatan belum diterima Yoppie, mengingat Presiden SBY malam ini tengah membahas perkembangan kondisi penanganan bencana.

Pukul 21.00 lebih, pers mendapat informasi bahwa rapat yang dipimpin Presiden SBY malam ini di Istana belum memutuskan kepastian siapa yang berangkat. Presiden baru memutuskan besok setelah melihat perkembangan Merapi malam hingga pagi.

"Yang jelas malam ini batal berangkat. Presiden telah mendengarkan hasil assessment final mengenai perkembangan Gunung Merapi. Presiden sudah banyak mendengar pertimbangan, termasuk teleconference dengan pakar vulkanologi mengenai situasi Merapi terkini. Kita lihat dulu kondisinya seperti apa besok," papar Yoppie. Demikian catatan online Belajarblog80 tentang Wapres Boediono.

Selasa, 09 November 2010

Paska erupsi pada tahap kedua

Paska erupsi pada tahap kedua Jumat 5 November 2010, intensitas Gunung Merapi cenderung menurun. Namun demikian tidak berarti status Merapi akan diturunkan. Status Merapi hingga saat ini masih awas sehingga warga yang berada di kawasan 20 kilometer dari puncak Merapi masih harus diungsikan.

"Status Merapi saat ini masih awas. Ini untuk keselamatan penduduk," kata Samsul Maarif, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, di Yogyakarta, Selasa 9 November 2010

Dengan status Gunung Merapi masih awas ini maka yang sangat diperhatikan adalah warga yang tinggal di bibir sungai yang bermuara di Gunung Merapi. Masyarakat yang tinggal di 500 meter dari kanan dan kiri sungai juga harus disterilkan.

"Masyarakat yang berada di bantaran Sungai Code juga harus waspada karena dengan intensitas tinggi dapat dimungkin terjadinya banjir lahar," paparnya.

Menurut Samsul selama penanganan pengungsian yang sudah sepekan berjalan menemui masalah penerangan sehingga BNPB telah mendistribusikan 50 jenset ke daerah-daerah yang memerlukan.

"Sedangkan secara umum yang diperlukan adalah MCK. Nantinya BNPB akan bentuk petugas yang akan membersihkan MCK dan digaji BNPB," terangnya

Lebih lanjut Samsul menyatakan, BNPB akan membangun barak-barak pengungsian yang nantinya dapat digunakan untuk sekolah bagi para pengungsi.

"Bangunan untuk sekolah tidak mesti bangunan semi permanen, namun juga bisa dengan mendirikan tenda-tenda," tandasnya. Demikian informasi dari Belajarblog80 tentang Paska erupsi pada tahap kedua.

Minggu, 07 November 2010

Wakil Ketua Umum DPP PAN

Wakil Ketua Umum DPP PAN, Drajad Wibowo, merasa ragu KPK akan mampu mendeteksi permainan para oknum yang hanya ingin mengejar keuntungan sesaat dari penjulalan saham Krakatau Steel. Oleh karena itu, Drajad ragu menyerahkan data yang dimilikinya kepada KPK untuk dilakukan tindakan lebih lanjut.

Karena, menurutnya, dalam mengusut kasus skandal Bank Century yang notabene sudah dinvestigasi berbulan-bulan dan data bukti serta faktanya sudah lengkap saja KPK tidak terlihat bersemangat untuk menyelesaiakannya, apalagi permainan di pasar modal ini yang disadari bahwa trik yang digunakannya lebih canggih dan rumit daripada di perbankan.

"Sebenarnya KPK bisa mempunyai indikasi dan dari indikasi itu dia bisa melakukan penyadapan, saya kan nggak punya kewenangan penyadapan," kata Drajad di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 4 November 2010.

Jadi, tambah Drajad, keraguannya pada KPK untuk mau menyelesaikan masalah ini sebenarnya lebih pada kemampuan investigasi. "Padahal sebenarnya kalau KPK mau, dia kan punya kewenangan investigasi, pada saat sekarang ini langsung saja turunkan tim untuk lakukan investigasi," kata Drajad.

Drajad mengharapkan KPK lebih pro aktif dalam melihat indikasi permainan dan potensi korupsi dari masalah ini.

"Sebenarnya KPK bisa pro aktif melakukan tindakan preventif, lakukan penyadapan. ini kan sudah ada indikasinya. Si A, si B, si C, si D, dan segala macam, di monitor saja nanti kan akan ketahuan pemainnya. jgn lupa korupsi di pasar modal itu lebih canggih darpada korupsi di perbankan, jauh lebih canggih daripada korupsi APBN," tambah Drajad. Demikian informasi dari Belajarblog80 tentang Wakil Ketua Umum DPP PAN.